Kata Pengantar

santiyonoPuji syukur kami panjatkankan kehadirat Allah SWT karena atas segala limpahan rahmat, taufik dan hidayah-Nya, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah telah memperbaharui halaman situs website sebagai salah satu fungsi pelayanan untuk informasi dan promosi bagi masyarakat ekonomi produktif serta masyarakat luas guna kepentingan usaha maupun kepentingan  lainnya. Komitmen pemerintah Kabupaten Probolinggo sangat besar untuk memberdayakan koperasi dan pengusaha kecil dan menengah sebagai kekuatan ekonomi rakyat agar mampu turut serta memasuki arus utama (main stream) guna kepentingan usaha maupun kepentingan  lainnya.

Dengan memperbaharui tampilan content website diharapkan dapat memberikan akses yang lebih baik dan lebih mudah tentang keberadaan Koperasi berpotensi dan UKM Unggulan di Kabupaten Probolinggo, sekaligus sebagai sarana komunikasi dan layanan informasi untuk meningkatkan pangsa pasar Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

 

Website ini diharapkan dapat digunakan sebagai media interaksi sekaligus data informasi serta promosi kemitraan bagi pihak-pihak yang membutuhkan. Dengan demikian diharapakan dapat terwujud perkembangan Koperasi dan UKM semakin meningkat dan berkembang.

Sejarah Batik

batik

Seni pewarnaan kain dengan teknik perintang pewarnaan menggunakan malam adalah salah satu bentuk seni kuno. Penemuan di Mesir menunjukkan bahwa teknik ini telah dikenal semenjak abad ke-4 SM, dengan diketemukannya kain pembungkus mumi yang juga dilapisi malam untuk membentuk pola. Di Asia, teknik serupa batik juga diterapkan di Tiongkok semasa Dinasti T'ang (618-907) serta di India dan Jepang semasa Periode Nara (645-794). Di Afrika, teknik seperti batik dikenal oleh Suku Yoruba di Nigeria, serta Suku Soninke dan Wolof di Senegal. Di Indonesia, batik dipercaya sudah ada semenjak zaman Majapahit, dan menjadi sangat populer akhir abad XVIII atau awal abad XIX.

START AND IMPROVE

PANORAMA1

PELATIHAN START AND IMPROVE YOUR BUSINESS

Dinkop.com, Dengan semakin dekatnya tenggat waktu masa berlakunya MEA pada akhir 2015, ternyata masih banyak pelaku UMKM masih belum mempersiapkan diri menghadapi era bebas ekonomi kawasan ASEAN tersebut.

Melihat kondisi tersebut maka Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Kabupaten Probolinggo, pada tanggal 18 – 20 Agustus 2015 menggelar Pelatihan dan Pembinaan terhadap para pelaku UMKM di wilayah Kabupaten Probolinggo untuk lebih mempersiapkan usahanya khususnya di bidang manajerial dan administrasi pembukuan, dan pengembangan usaha. Pelatihan yang diselenggarakan di Panorama Restauran tersebut diikuti oleh 30 UMKM dari berbagai produk.

“Kita harus lebih siap dalam menghadapi era MEA nantinya, kalau tidak disiapkan mulai saat ini maka bisa jadi UMKM nanti akan tergilas serbuan aktivitas ekonomi dari negara lain di kawasan ASEAN” ujar Santiono, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah Kabupaten Probolinggo  dalam sambutan pembukaan Pelatihan tersebut.

Selanjutnya Santiono menyampaikan himbauan kepada para peserta pelatihan agar mengikuti dengan seksama dan dapat memanfaatkan forum pelatihan ini sebaik mungkin. “Jangan sampai kita tertinggal dilandasan sementara yang lain sudah tinggal landas dan terbang” pungkasnya mengakhiri sambutannya.

Dalam Pelatihan tersebut, Dinas Koperasi menghadirkan Narasumber dari Lembaga Bimbingan Management “Geesche” serta dari Kadin dan Motivator Wirausaha, Ismail Pandji. (BbpM)

 

Artikel Selanjutnya...

"Website ini diharapkan dapat digunakan sebagai media interaksi sekaligus data informasi serta promosi kemitraan bagi pihak-pihak yang membutuhkan“."